Kiat Mengisi Waktu Luang

Tahukah anda apa yang anda harus lakukan bila saat ini, atau suatu saat ini, anda tidak melakukan apa-apa? Membiarkan waktu luang anda terbuang sia-sia. Jangan biarkan waktu yang mengatur anda, tapi lakukan sebaliknya, Andalah yang perlu mengatur waktu.

okey , langsung saja

1. Belajar dan Menambah Keahlian
Tidak dapat dipungkiri bahwa yang namanya belajar adalah salah satu cara paling produktif untuk menghabiskan waktu personal Anda. Di dunia ini ada banyak sekali hal yang dapat dipelajari dan sama seperti belajar bahasa baru, Internet telah membuka banyak “pintu” untuk hal tersebut. Contoh-contohnya adalah belajar pemograman, desain, menjahit, menulis novel, bisnis, dan banyak lainnya. Ingatlah bahwa semua hal yang Anda pelajari dapat menjadi keahlian Anda dalam berkarir dan mungkin saja Anda akan menemukan passion Anda lainnya.

2. Bersih-Bersih
Pekerjaan terasa membosankan, beristirahatlah dari beban stres pekerjaan tersebut dengan merapikan atau membersihkan meja kerja Anda, jika sudah bersih bagaimana dengan file-file komputer Anda? Anda akan terkejut melihat bagaimana lingkungan yang rapi dapat membantu Anda lebih produktif dalam beraktivitas.

3. “Imparare una nuova lingua”
Ya, Kalau di bahasa Italia: “Imparare una nuova lingua,” sedangkan jika di bahasa yang lebih popular kita ini: “Belajar bahasa baru.” Ide dari belajar memang telah disebutkan di atas, tapi terkadang ide belajar bahasa baru tidak pernah terlintas di benak orang-orang. Sekarang ini belajar bahasa baru tidaklah semahal dan menyusahkan sebagaimana yang kita bayangkan. Dengan keberadaan Internet, berbagai situs web dapat menjadi sumber berharga untuk membantu Anda belajar bahasa baru dengan cepat dan gratis. Bahkan sekarang ini sudah banyak aplikasi smartphone yang juga menyediakan sarana ini, jadi Anda juga bisa belajar tanpa perlu berada di depan kompter.

4. Olahraga
Sebagaimana sakit adalah salah satu hal terburuk yang dapat terjadi ke diri Anda, sangatlah penting untuk menjaga tubuh Anda dalam keadaan yang selalu fit. Alasan lainnya mengapa olahraga adalah hal yang sangat produktif adalah karena tidak hanya Anda menghabiskan waktu luang Anda untuk menjaga kondisi tubuh, Anda juga akan terlihat lebih atraktif dan percaya diri. Olahraga sendiri tidak berarti Anda harus ke gym, Anda juga bisa melakukannya secara sederhana dengan jogging, bermain basket, atau berenang.

5. Mencari Jawaban atas Kehidupan
Mungkin terdengar seperti bercanda, tapi percayalah bahwa ini adalah salah satu cara produktif menggunakan waktu luang Anda jika Anda sedang malas melakukan hal-hal lainnya. Yang dimaksud dengan jawaban atas kehidupan di sini adalah kehidupan Anda. Seperti contohnya melakukan introspeksi diri, memikirkan apa yang ingin Anda lakukan 1-2 tahun ke depan, memikirkan impian Anda, memikirkan ide bisnis, dan banyak sekali hal lainnya. Tidak hanya dengan bengong, Anda juga bisa melakukan pemikiran ini dengan melakukan aktivitas lain seperti mandi atau meditasi contohnya.

6. Memasak
Anda bisa memasak? Ini adalah salah satu cara terbaik untuk melepaskan beban pikiran pekerjaan Anda. Setiap orang tentunya harus makan, bukan? Lebih baik lagi jika Anda sudah mengetahui dari jauh-jauh hari masakan apa yang ingin Anda masak dan mempersiapkan semua bahannya. Jika tidak, maka mungkin perjalanan Anda ke swalayan terdekat dapat menjadi cara Anda untuk menghabiskan waktu.

Cari resep makanan yang Anda suka secara online, pasang musik di dapur, dan masaklah makanan sehat yang murah meriah. Tidak ada yang lebih menyegarkan dibandingkan beraktivitas atau bekerja lagi sesudah memakan makanan yang enak.

7. Mengerjakan Proyek Sampingan
Proyek sampingan adalah cara mengagumkan bagi Anda untuk mempelajari keahlian baru, bahkan mungkin saja proyek tersebut dapat menjadi sumber penghasilan Anda ke depannya. Semua orang pasti ingin mengerjakan proyek sampingan, namun sayangnya alasan yang paling sering ditemui adalah tidak ada waktu. Cobalah gunakan saja 15 menit dari waktu luang Anda setiap kalinya, Anda akan kaget melihat seberapa banyak yang telah Anda kerjakan hanya dengan waktu 15 menit itu. Lebih bagus lagi jika project sampingan itu berbeda dari pekerjaan utama Anda.

8. Mengatur Budget dan Mendata Keuangan
Pernahkan Anda bertanya-tanya kemana saja Anda menghabiskan penghasilan Anda? Seakan-akan ada uang yang lenyap tanpa ada sadari? Mungkin sudah saatnya bagi Anda untuk mendata keuangan Anda. Tidak perlu menyelesaikan semua itu dalam 1 hari, habiskan sedikit demi sedikit waktu luang Anda untuk merencanakan keuangan Anda. Dimulai dari mealokasikan budget hingga membuat catatan keuangan.

9. Keluar dan Bersosialisasilah
Internet telah menyediakan banyak sekali sarana sosialisasi, dimulai dari jejaring sosial seperti Facebook hingga chat instan seperti BBM atau Line. Sayangnya, perlu Anda ketahui bahwa semua itu hanyalah kepalsuan semata. Cobalah letakkan semua teknologi yang mengontrol Anda, keluar, dan bersosialisasilah secara nyata. Hal paling sederhana adalah berkumpul bersama teman-teman Anda, atau jalan-jalanlah di taman bersama peliharaan Anda. Menikmati kehidupan di luar rumah Anda juga adalah salah satu bentuk produktif untuk menghabiskan waktu.

10. Bekerja Lagi
Jika semua ide di atas tidak cocok untuk Anda, mungkin yang Anda butuhkan hanyalah motivasi untuk mulai bekerja lagi. Bayangkan bagaimana pekerjaan Anda sekarang dapat membuat Anda sukses, dan mulailah bekerja kembali. Jika itu adalah hari libur, persiapkan semua kebutuhan kerja seperti meyortir email, mempersiapkan dokumen kerja, mempersiapkan to-do list, menyelesaikan tugas pekerjaan lainnya, dan seterusnya.

demikian , semoga bermanfaat

sumber:utility-share.blogspot.com ( dengan sedikit perubahan )

MELAKUKAN APA YANG DICINTAI

Lakukan apa yang kita cintai, dan cintailah apa yang kita lakukan. Dengan semangat itu, kita akan menjadi pejuang sejati yang mampu menghadapi segala rintangan.

Ketika kita kecil, remaja, hingga, dewasa, barangkali ada sebagian di antara kita yang sudah merasa mendapatkan apa yang diinginkan. Tapi, ada juga kalanya, kita justru merasa belum mendapat apa yang diidam-idamkan. Tentu, apa pun yang telah kita dapat saat ini, harus tetap disyukuri. Sebab, dengan cara itulah, kita akan mendapatkan apa yang kita inginkan, yakni kebahagiaan sejati.

Namun, jika masih merasa belum menemukan hal apa yang sesuai dengan keinginan dalam diri, teruslah mencari. Seperti kata mendiang Steve Jobs, sang pendiri Apple Inc, yang menganjurkan untuk selalu mencari dan mencari, apa yang sesuai dengan kata hati.

Akan tetapi, bila memang belum menemukan juga, cobalah berusaha untuk mencintai apa yang sudah dilakukan saat ini. Sebab, dengan rasa cinta itulah, kita akan mendapatkan banyak nikmat dalam apa yang kita kerjakan. Seperti apa yang sudah ditularkan dari semangat Sang Panglima Perang Legendaris Tiongkok, Sun Tzu yang menuliskan pemikirannya dalam 13 Kitab Strategi Perang. Apa yang sudah diungkapnya lebih dari 2500 tahun silam itu bisa dikatakan merupakan buah kecintaannya pada bidang yang dikuasai.

Terlahir dari keluarga militer—di mana zaman itu memang didominasi oleh kekuatan militer—Sun Tzu dari kecil sudah memperdalam dunia militer. Dari sanalah, ia menjadi pribadi yang mencintai dunia militer. Namun, bukan berarti dia menyukai peperangan. Dalam kisahnya, Sun Tzu justru sebisa mungkin menghindari perang karena ia berprinsip bagaimana caranya harus sesedikit mungkin jatuh korban. Dari kecintaan dan sekaligus kepeduliannya itulah, ia berpikir dan sekaligus meretas karier di bidang militer hingga bertahun-tahun lamanya.

Dan, dengan pemikiran yang berbasis kecintaan dan pengalaman itulah, Sun Tzu berhasil membuat 13 Kitab Strategi Perang yang masih bertahan hingga kini. Itulah bukti nyata, bahwa apa yang dikerjakan dengan penuh cinta, akan menghasilkan karya luar biasa yang bahkan bertahan hingga melintasi batas zaman.

Begitu juga kita sebagai insan luar biasa. Barangkali, kita tumbuh dalam lingkungan yang berbeda-beda. Tapi, dengan semangat yang sama, yakni mencintai apa yang dilakukan, akan bisa menghasilkan kesuksesan yang luar biasa. Apalagi, jika berhasil memenuhi panggilan jiwa. Bisa dipastikan, apa pun yang dilakukan—tak peduli hasil akhirnya—pastilah memberi “kenikmatan” perjuangan mencapai apa yang didambakan.

Sudah banyak contoh pengusaha sukses dunia yang berangkat dari rasa cinta sehingga mampu mengubah dunia. Bill Gates, contohnya, dengan kecintaannya di dunia komputerisasi telah membuat Microsoft menjadi piranti lunak paling sukses hingga kini.

Bukan hanya di dunia usaha. Bertahun-tahun silam, Columbus menemukan Benua Amerika karena ia memiliki tekad dan kecintaan yang mendalam pada dunia pelayaran. Ia berani menuntaskan “misi hidup”-nya demi menemukan benua Hindia, meski akhirnya justru “terdampar” di Benua Amerika. Betapa hadangan topan badai di lautan luas tak menghalangi niat Columbus sehingga ia kini tercatat dalam buku-buku sejarah. Begitu juga dengan tokoh dunia yang lain. Banyak orang yang demi kecintaan pada apa yang dilakukannya, telah menggoreskan tinta emas dan dikenang sebagai tokoh dunia.

Dengan kekuatan cinta inilah, kita sebenarnya bisa menjadi insan luar biasa yang mampu menggapai semua cita-cita. Yang perlu dilakukan adalah mengubah kecintaan itu sebagai dorongan untuk terus berupaya mencapai puncak. Untuk itu, kita harus mampu mengukur dan tahu persis, bidang apa yang benar-benar kita kuasai dan cintai. Bahkan, kalau perlu, teruslah mencari, apa yang paling pas di hati. Dari sana, kita bisa mengarahkan pada satu titik tujuan yang utama dan menggairahkan untuk dicapai.

Tentu, bukan sekadar cinta dan suka semata. Namun, semua cita-cita yang didasarkan pada apa yang dicinta haruslah melalui tindakan nyata. Sebab, tanpa gerakan, tak kan ada hasil apa-apa. Tanpa tindakan, tak kan ada cita yang menjadi nyata.

The Cup of Wisdom

Inilah letak kekuatan melakukan sesuatu yang dicintai, dan sekaligus mencintai apa yang dilakukan. Dengan kekuatan tersebut, seseorang bisa memelihara harapan dalam berbagai ujian dan tantangan yang menghadang. Semangat yang terus menyala, akan mengarahkan langkah kita menuju pada apa yang selalu kita nantikan. Gairah yang terus menggelora, akan menuntut kita mencapai apa yang didamba.

Mari terus nyalakan “api cinta” pada apa yang kita kerjakan. Mari terus mencari dan menggali potensi dengan mengerahkan segenap kecintaan pada apa yang dilakukan. Sehingga, apa yang kita lakukan, akan mengantarkan diri mencapai kebahagiaan yang hakiki.

Salam sukses luar biasa!

sumber:andriewongso.com